Prospek Kerja Jurusan Teknik Industri dan Gajinya

Dunia perkuliahan berbeda dengan SMA yang hanya memiliki 2-4 jurusan yang terbilang umum seperti IPA, IPS, Bahasa atau Agama. Kalau di bangku kuliah, Anda akan menemukan lebih dari 4 jurusan yang spesifik salah satunya yang cukup diminati adalah Teknik Industri. Jurusan yang digolongkan dalam ilmu sains ini merupakan jurusan yang khusus mempelajari bidang industri. Sebelum membahas secara spesifik pada bidang pendidikannya, terlebih dahulu artikel ini akan menjelaskan pada Anda bagaimana prospek kerja jurusan teknik industri dan gajinya agar Anda bisa lebih mantap memutuskan menempuh pendidikan di jurusan ini. Yuk simak!

Prospek Kerja Jurusan Teknik Industri dan Gajinya

Sebuah fakta menunjukan kalau rata-rata gaji untuk lulusan jurusan Teknik Industri ITB bisa mencapai di atas 10 juta rupiah per bulannya. Ini karena para mahasiswa teknik industri selama masa perkuliahan dibekali dengan ilmu prinsip dan keterampilan dalam bidang teknik. Sehingga tidak usah heran bila ternyata anak-anak teknik industri malah memahami ilmu dari jurusan teknik lainnya. Inilah mengapa nilai jual lulusan teknik industri sangatlah tinggi. Mereka dinilai mampu berkompetisi baik dengan kawan satu jurusan atau berbeda jurusan. Nah, untuk masalah prospek kerja jurusan teknik industri dan gajinya berikut pembahasan lebih lanjut:

Menjadi Seorang Engineering Manager

Bila mumpuni dan handal dalam keilmuan yang dipelajari selama masa perkuliahan, Anda bisa bekerja sebagai engineering manager. Sebuah profesi untuk lulusan teknik yang tugasnya menyusun rencana kerja serta sumber daya proyek. Tidak tanggung-tanggung, gaji yang ditawarkan oleh profesi ini sangatlah besar bisa mencapai 35 juta per bulan (tergantung jam terbang). Kalau freshgraduate bisa mendapatkan angka 35 juta di awal kerja sih sudah sangat beruntung.

Lantas dimana bisa melamar kerja sebagai engineering manager? Baik perusahaan swasta maupun milik pemerintah pasti selalu membutuhkan engineering manager, seperti PT HM Sampoena TBK, INKOTE INDONESIA, dan masih banyak lagi. Informasi seputar lowongan kerja bisa Anda dapatkan dari berbagai situs lowongan pencari kerja.

Berprofesi Sebagai Logistics Specialist

Orang-orang teknik industri biasanya akan ditempatkan dalam kerja lapangan seperti salah satunya menjadi logistics specialist. Salah satu profesi yang memiliki tanggung jawab untuk menganalisis rantai pasokan di dalam kegiatan produksi. Besaran gajinya pun bisa dibilang cukup tinggi yaitu ada di kisaran 7 juta rupiah untuk seorang pemula. Wah, kalau pemula saja suda mendapat gaji yang besar bagaimana untuk yang sudah berpengalaman ya?

Nah, biasanya perusahaan yang berproduksi dengan skala besar akan sangat membutuhkan logistics specialist. Sehingga Anda tidak perlu khawatir akan keterbatasan lowongan pekerjaan. Perusahaan yang biasanya menerima seorang logisticts specialist adalah Kargo Technologiest.

Menjadi Seorang Cost Control Engineer

Cakupan profesi lulusan teknik industri memang sangat luas. Selain di lapangan mereka juga berkesempatan untuk menjadi seorang cost control engineer. Tanggung jawab dari profesi ini adalah melakukan perhitungan dana analisis pada biaya, tenaga hingga waktu agar bisa menjalankan aktivitas produksi sebagaimana mestinya. Gaji yang bisa Anda dapatkan dari profesi ini cukup besar, bisa mencapai angka 15 juta per bulan. Bahkan akan terus meningkat bila pengalamanmu makin banyak.

Beberapa perusahaan yang menerima lowongan kerja serupa diantaranya PT Wartsila Indonesia, PT Berlian Djaya Nusantara.

Menjadi Seorang Project Manager

Apakah Anda senang memimpin sebuah tim? Kalau iya, kenapa tidak menjadi projects manager saja? Ini merupakan prospek kerja untuk lulusan teknik industri yang cukup menjamin karena gajinya bisa mencapai 35 juta rupiah. Tanggung jawab seorang projects manager adalah mengatur tim yang terlibat dalam sebuah proyek.

Menjadi Seorang Quality Control Engineer

Suatu produk yang diproduksi haruslah bisa dipastikan apakah berkualitas atau tidak, nah tugas ini adalah yang dikerjakan oleh seorang Quality Control Engineer. Mereka bertugas melakukan pengecekan apakah barang sudah memenuhi standar atau belum. Gaji yang didapatkan bisa mencapai 10 juta atau bahkan lebih tergantung jam terbang.

Menjadi Seorang Projects Management Analyst

Saat masa perkuliahan para mahasiswa teknik industri akan diajarkan bagaimana cara melakukan analisis dengan akurat. Sehingga tidak heran bila projects managemen anayst merupakan salah satu profesi yang bisa dimasuki oleh lulusan teknik industri. Anda yang bekerja dalam  bidang ini diharuskan menganalisis suatu produksi agar bisa lebih efisien. Gaji yang didapatkan dari profesi ini bisa mencapai angkat 17 juta rupiah.

Beberapa perusahaan yang biasanya membuka lowongan untuk jurusan ini seperti PT Wahana Vinyl Nusantara, PT Bank CIMB Niaga Tbk, dan masih banyak lagi.

Health Safety Environment Engineer

Health Safety Environment Engineer atau biasa disingkat HSE merupakan profesi yang mempunyai tanggung jawab dalam menganalisis lokasi serta prosedur kerja. Pekerjaan yang memiliki dampak cukup besar terutama untuk keselamatan pekerja. Gaji yang bisa didapat dari pekerjaan ini mencapai 10 juta perbulan, bahkan bisa lebih bila sudah memiliki jam terbang tinggi.

Beberapa perusahaan yang biasanya membutuhkan seorang HSE seperti PT Multibrata Anugerah Utama, PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama, PT Chevron Indonesia, dan masih banyak lagi.

Hubungan Industri

Anda yang tertarik dalam bidang manajemen dan ketenagakerjaan bisa masuk ke dalam prospek kerja hubungan industri. Salah satu profesi yang mengharuskan negosiasi yang berhubungan langsung dengan bidang industrial. Anda yang mau berkarir dalam bidang ini harus memiliki pengalaman ya.

Menjadi Seorang Pengajar

Bila memang tidak tertarik dengan dunia pekerjaan seperti yang sudah disebutkan di atas, namun ternyata Anda malah lebih tertarik dengan dunia pendidikan, kenapa tidak jadi dosen saja? Namun tentunya untuk menjadi dosen, Anda harus menempuh pendidikan lanjutan lebih dulu yaitu masuk jenang master. Gaji yang diperoleh cukup beragam namun sangat menjanjikan. Bisa di atas 5 juta, seiring waktu akan semakin tinggi sesuai dengan pengalaman.

Menjadi Seorang Pengusaha

Anda yang berkuliah di jurusan teknik industri sudah dipastikan memiliki bekal ilmu pengetahuan tentang dunia industri, produksi serta tenaga kerja. Nah, dengan ilmu tersebut Anda juga bisa loh menjadi pengusaha. Kalau jadi pengusaha sih pendapatan Anda akan sangat tidak terbatas.

Aktruaris

Ada salah satu bidang pekerjaan lulusan teknik industri yang bisa mendapatkan gaji hingga Rp1.451.652.800,00 bahkan bisa lebih bila sudah memiliki jam terbang tinggi yaitu bidang pekerjaan aktruaris. Mereka yang bekerja di dalam bidang ini harus kuat akan ilmu statistiknya karena nantinya mereka harus mengelola data statistik dengan akurat. Misal mereka harus mengolah tingkat atau angkat kecelakaan, sakit, kecacatan, pensiun hingga kematian kemudian membuat tabel perkiraan untuk prediksi risiko serta asuransi.

Mereka yang bekerja di bidang ini pun bisa menentukan berapa nominal asuransi yang dibutuhkan bila diambil serta banyaknya dana yang dibutuhkan untuk memberikan jaminan pembayaran di masa yang akan datang.

Nah, itu tadi penjelasan mengenai prospek kerja jurusan teknik industri dan gajinya. Cukup menjanjinkan sekali bukan untuk meniti karir di bidang teknik industri. Peluang kerja pun sangatlah besar sehingga Anda tidak perlu merasa khawatir. Bila Anda memang berkompeten dan memiliki keilmuan yang bisa di praktikan di lapangan tentu Anda akan sangat menjual.

Bila Anda memang sangat tertarik dengan dunia teknik industri, Anda juga harus mengenal bagaimana dunia pendidikan teknik industri.

Pendidikan Teknik Industri

Pendidikan Teknik Industri

Teknik Industri merupakan ilmu yang mempelajari proses industri baik dari sisi manajemen ataupun teknik. Ilmu teknik industri sebenarnya adalah turunan dari teknik mesin. Walau demikian, para mahasiswa juga harus mempelajari disiplin lain seperti matematika, fisika, fisiologi, bahkan manajemen saintifik.

Teknik industri berfokus kepada perancangan, peningkatan, dan pemasangan sistem terintegrasi yang membutuhkan peran manusia, material, peralatan dan energi. Teknik Industri sendiri dibagi menjadi tiga bidang besar.

Pertama, sistem manufaktur yang mempelajari peningkatan kualitas, produktivitas, dan efisiensi sistem produksi. Kedua adalah manajemen industri, di mana para mahasiswa harus mempelajari manajemen keuangan, manajemen operasional, manajemen inovasi, perencanaan dan pengendalian produksi, dan ekonomi teknik. Ketiga adalah sistem industri dan tekno ekonomi, seperti logistik, statistik, penelitian operasional, dan sistem basis data.

Secara sederhana, jurusan Teknik Industri mempelajari bagaimana caranya mengelola sebuah pabrik agar bisa beroperasi secara produktif, efektif dan efisien. Seorang sarjana teknik industri dituntut tidak hanya menguasai bidang teknik saja, tapi juga segi manajemen dan pemasaran. Di pundak sarjana teknik industri-lah, operasional sebuah pabrik berada.

Di dalam sebuah pabrik banyak komponen yang terlibat, mulai dari mengatur SDM (karyawan), bahan baku, kebutuhan daya listrik, pengolahan kimia, pengelolaan bangunan, hingga menentukan harga jual produk agar bisa bersaing di pasaran.

Dengan tanggung jawab seperti itu, tidak heran jika jurusan Teknik Industri akan mempelajari mata kuliah “gado-gado” (dalam arti yang positif). Maksudnya, di jurusan Teknik Industri akan dipelajari materi dasar hampir semua bidang teknik. Tidak jarang di kampus nanti anda akan ikut belajar nge-las bersama teman-teman dari teknik elektro, ikut ke labor bersama teman-teman dari teknik kimia, ikut belajar pemrograman bersama teman-teman dari teknik informatika, hingga belajar teori pemasaran di Fakultas Ekonomi.

Tapi bukan berarti mata kuliahnya jadi sangat banyak, karena yang dipelajari hanya dasar saja. Diharapkan dengan menguasai banyak dasar ilmu teknik, seorang sarjana Teknik Industri mampu merumuskan solusi supaya kapasitas produksi pabrik bisa berjalan dengan baik.

Mata Kuliah di Jurusan Teknik Industri

Mata Kuliah di Jurusan Teknik Industri

Agar pembahasan tentang jurusan Teknik Industri menjadi lebih lengkap, berikut ditampilkan daftar mata kuliah yang diajarkan di Teknik Industri. Ini bisa menjadi acuan mengenai apa yang akan dipelajari nantinya. Sebagai rujukan, data menggunakan daftar mata kuliah jurusan Teknik Industri dari Universitas Teknologi Bandung (ITB). Pemilihan kampus ITB tidak lepas dari nama besar dan kualitas ITB sebagai salah satu kampus teknik terbaik di Indonesia.

Mata Kuliah Teknik Industri Semester 1

  1. Matematika I
  2. Fisika Dasar I
  3. Kimia Dasar I
  4. Pengantar Rekayasa & Desain I
  5. Tata Tulis Karya Ilmiah
  6. Olah Raga

Mata Kuliah Teknik Industri Semester 2

  1. Matematika II
  2. Fisika Dasar II
  3. Kimia Dasar II
  4. Pengantar Rekayasa & Desain II
  5. Bahasa Inggris
  6. Menggambar Teknik
  7. Pengenalan Teknologi Informasi

Mata Kuliah Teknik Industri Semester 3

  1. Pengantar Teknik Industri
  2. Teori Probabilitas
  3. Pengantar Ekonomika
  4. Pancasila dan Kewarganegaraan
  5. Sistem Basis Data
  6. Material Teknik
  7. Mekanika Teknik Dasar
  8. Matriks dan Ruang Vektor

Mata Kuliah Teknik Industri Semester 4

  1. Statistika Industri
  2. Elektronika Industri
  3. Penelitian Operasional I
  4. Pengantar Ergonomi
  5. Psikologi Industri
  6. Proses Manufaktur
  7. Praktikum Perancangan Sistem Terintegrasi 1
  8. Kalkulus III

Mata Kuliah Teknik Industri Semester 5

  1. Analisis Biaya
  2. Penelitian Operasional II
  3. Pemodelan Sistem
  4. Perencanaan & Pengendalian Produksi
  5. Pengendalian & Penjaminan Mutu
  6. Rekayasa Sistem Kerja
  7. Otomasi Sistem Produksi
  8. Praktikum Perancangan Sistem Terintegrasi II

Mata Kuliah Teknik Industri Semester 6

  1. Ekonomi Teknik
  2. Keselamatan, Kesehatan, dan Lingkungan Kerja
  3. Sistem Produksi
  4. Organisasi & Manajemen Perusahaan Industri
  5. Simulasi Komputer
  6. Analisis & Perancangan Sistem Informasi
  7. Agama dan Etika
  8. Praktikum Perancangan Sistem Terintegrasi III

Mata Kuliah Teknik Industri Semester 7

  1. Proyek Rekayasa Inter- Disiplin
  2. Kerja Praktek Teknik Industri
  3. Perancangan Tata Letak Pabrik
  4. Kewirausahaan & Pengembangan Enterprais
  5. Sistem ERP
  6. Praktikum Perancangan Sistem Terintegrasi IV
  7. Tugas Akhir Teknik Industri I

Mata Kuliah Teknik Industri Semester 8

Tugas Akhir Teknik Industri II

Mata Kuliah Pilihan Program Studi 

  1. Estimasi Biaya
  2. Managemen Industri B
  3. Manajemen Industri A
  4. Analisis Multivariat
  5. Pemodelan Stokastik
  6. Kapita Selekta Teknik Industri
  7. Managemen Keuangan
  8. Alat Bantu
  9. Perancangan Eksperimen
  10. Sistem Pendukung Keputusan
  11. Manajemen Pemasaran
  12. Manajemen Sumber Daya Manusia
  13. Sistem Manufaktur Flexibel

Mata Kuliah Pilihan Luar Program Studi

  1. Sistem Pertanian Terpadu
  2. Manajemen Agribisnis & Kewirausahaan
  3. Ergonomi Desain
  4. Metodologi Desain
  5. Prinsip Rekayasa Produk
  6. Jaringan Komputer
  7. Interaksi Manusia & Komputer
  8. Kalkulus III
  9. Metrologi Industri & Statistika
  10. Analisis Numerik
  11. Ekonomik Wilayah & Kota
  12. Pembiayaan Pembangunan
  13. Ekonomi Mineral
  14. Manajemen Eksplorasi
  15. Teknik Komputasi
  16. Metoda Pengukuran

Apabila Anda menyukai teknik sekaligus manajemen, jurusan Teknik Industri bisa menjadi pilihan yang tepat. Dengan perekonomian Indonesia yang sedang berkembang, banyak industri yang melaju pesat. Berbeda dengan jurusan teknik yang lain, Teknik Industri punya keunikan lintas berbagai disiplin ilmu, terutama manajemen. Lapangan kerja pun terbuka sangat lebar.

Karakter Seperti Apa yang Sesuai untuk Jurusan Teknik Industri?

Sebenarnya, siapa saja mempunyai hak yang sama untuk memilih bidang studi apa yang akan ditempuh. Namun, di sisi lain, masing-masing bidang keilmuan pun sesungguhnya juga menuntut karakter tertentu dari pihak penuntut ilmunya. Kesesuaian ini sangat penting untuk Anda perhatikan untuk meminimalisasi terjadinya fenomena ‘salah jurusan’ atau ‘penyesalan’ yang bahkan tidak jarang berujung pada rasa tertekan hingga putus studi.

Untuk itu, kalau Anda sedang bingung menentukan jurusan kuliah, coba perhatikan dulu karakter person seperti apa yang dibutuhkan di Teknik Industri seperti berikut ini.

  • Teliti
  • Tekun
  • Memperhatikan detail
  • Rasional
  • Bekerja dengan sistematis
  • Independen
  • Senang melakukan analisis
  • Senang bekerja sendiri
  • Senang melakukan kalkulasi
  • Senang melakukan riset
  • Senang memecahkan masalah
  • Menyukai efisiensi
  • Menyukai fisika, kalkulus, dan kimia

Di samping karakter di atas, pastikan Anda juga ingat bahwa Teknik Industri merupakan gabungan antara manajemen dan teknik. Sepintas gambaran ini seolah tidak akan memberatkan, tetapi sebaliknya, Anda justru harus siap untuk menghadapi kompleksitas dari sebuah industri dengan melihat dari sisi teknologi dan manajerial.

Jadi bagaimana, sudah lebih mengenal prospek kerja jurusan teknik industri dan gajinya kan? Kalau sudah yuk yang mau berkuliah di jurusan ini segera persiapkan diri Anda!

Tinggalkan komentar